CIRI-CIRI PELAJAR YANG GAGAL

Miliki “malas” alam yang merupakan musuh utama kesuksesan.
– Kebiasaan malas tidak akan menguntungkan Anda! Ini bahkan akan menghancurkan masa depan Anda. Jadi HINDARI diri Anda dari sifat ini.

Tidak termotivasi
– Motivasi adalah dorongan utama bagi seseorang untuk melewati semua tantangan. Sebagai siswa, cobalah untuk melacak bagaimana memotivasi diri sendiri.

Miliki pengertian bahwa pelajaran tidak menjamin masa depan.
– Ilmu adalah kunci sukses. Untuk mendapatkan kunci ini, pelajari ….

Buat seseorang yang telah gagal sebagai idola atau model.
– Jangan pernah menjadi kegagalan sebagai teladan anda. Sebagai gantinya Anda harus menggunakan contoh kegagalan ini sebagai peringatan sehingga Anda tidak melakukan kesalahan yang sama.

Belum siap menghadapi pembelajaran di kelas.
– Anda harus memaksakan diri untuk mengatasi masalah ini. Melalui pembelajaran ini Anda dapat menikmati dasar pendidikan yang sistematis

Tidak berencana untuk belajar secara efektif.
– Perencanaan / teknik belajar cukup penting. Jadi jangan belajar secara membabi buta saja tapi Anda harus memilih cara yang paling Anda sukai untuk belajar.

Dipengaruhi oleh teman sebaya yang bergerak menuju hal-hal buruk.
– Anda harus pandai memilih teman. Waktunya adalah uang, jika Anda diserap oleh ajaran negatif tanpa sadar akan diri sendiri, maka masa depan akan hancur begitu saja … ..

Selalu menunda waktu untuk belajar sampai saat-saat terakhir ujian.
– Sebagai siswa yang bertanggung jawab, Anda diminta untuk meninjau semua subjek Anda setiap hari. Jika Anda gagal melakukan ini, maka bersiaplah untuk memimpin Anda yang gagal.

 

1. Miliki “malas” alam yang merupakan musuh utama kesuksesan.

2. Tidak termotivasi.

3. Miliki gagasan bahwa pelajaran tidak menjamin masa depan.

4. Buat seseorang yang telah gagal sebagai idola atau model.

5. Tidak mau menghadapi pembelajaran di kelas.

6. Tidak berencana untuk belajar secara efektif.

7. Dipengaruhi dengan teman sebaya yang sedang bergerak menuju hal-hal buruk. ?

8. Selalu menunda waktu untuk belajar sampai saat-saat terakhir ujian.

9. Datanglah ke sekolah dan selalu bolos sekolah.

10. Gagal menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.

11. Berpikir dan sering bermain-main di kelas.

12. Tidak memiliki sekolah yang lengkap untuk proses belajar.

13. Selalu bermasalah, suka mencari masalah dan membawa masalah ke sekolah dan di luar sekolah.

14. Terlibat dalam kegiatan yang tidak sehat seperti bergaul dengan teman di kota, terlibat dengan kegiatan tidak bermoral

15. Jadikan kemiskinan sebagai penghalang keberhasilan dalam pendidikan.

16. Terlalu menyerah pada takdir dan tidak lagi ingin mengubah dirinya sendiri.

17. Lebih banyak bergantung pada ibu, ayah, guru dan teman untuk belajar. Tidak bisa mandiri.

18. Tidak ada waktu untuk belajar seperti memiliki jadwal.

19. Selalu berasumsi bahwa ujian di kelas tidak penting.

20. Tidak sepenuhnya memanfaatkan perpustakaan sebagai bangunan untuk mencari dan menambah pengetahuan.

21. Tidak mampu mengorbankan waktu, energi, pikiran dan uang untuk pendidikan. Siswa seperti ini lebih rela mengeluarkan uang mereka untuk membeli majalah hiburan atau komik favorit mereka.

22. Jangan menghormati orang tua, ayah, guru, orang tua dan teman sekelas.

23. Keegoisan dalam apapun yang dilakukan termasuk belajar.

24. Gagal memenuhi tugas Tuhan.

25. Salahkan nasib dan nasib dalam hal apapun. Tapi jangan pernah menyalahkan diri sendiri.

26. Cepat maju dan turun saat gagal.

Jangan lupa tinjau keputusan SAPS / SAPS ibubapa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *