Penyebab Kencing Berwarna Merah Pada Pria

Penyebab Kencing Berwarna Merah Pada Pria

Penyebab Kencing Berwarna Merah Pada Pria Normalnya urine berwarna kuning dan jernih, nah jika tiba-tiba menjumpai air seni berubah warna menjadi merah hingga kecoklatan, anda patut waspada. Sebab ada kemungkinan itu tanda hemturia alisa kencing yang bercampur darah. Hematuria hendaknya menjadi perhatian masyarakat maupun dokter yang menangani. Hematuria merupakan gejala sebuah penyakit, kata Prof Dr dr Sunaryo Hardjowijoto SpB SpU (k)

Penyebab Kencing Berwarna Merah Pada Pria

Sunarya menegaskan, dokter sebaiknya mencari penyebab hematuria, yakni meminta pasien menjalani serangkaian pemeriksaan laboratorium dan USG.Pemeriksaan itu bertujuan untuk memastikan penyakit yang diderita pasien berbahaya atau tidak, ujar dokter spesialis bedah urologi dari RSUD dr Soetomo tersebut.

Prinsipnya, kata Sunaryo, ada dua jenis hematuria. Yakni makroskopis (gross hematuria) bila darah terllihat jelas, serta hematuria mikroskopis. Disebut demikian bila sel darah merah pada urine baru terdeteksi setelah uji labolatorium.

Mengenai gejalanya ada yang painless maupun painfull. Hal tersebut berkaitan dengan penyakit yang menjadi penyebab utama hematuria. Sunaryo mengatakan ada beberapa penyakit yang gejalanya painfull, diantaranya, infeksi saluran kencing dan adanya batu pada buli-buli (kandung kemih). Bila painless, itu disebabkan adanya tumor disaluran kencing, jelasnya.

Penyebab Kencing Berwarna Merah Pada Pria

Tumor disaluran kencing itulah yang harus diwaspadai, sebab hampir semua pasien tak merasa sakit. Hanya ketika buang air kecil (BAK) urine berwarna kecoklatan. Karena tak ada rasa sakit itu, pasien tidak berobat ke dokter, papar ketua IKABI ( Ikantan Ahli Bedah Indonesia ) Jatim tersebut.
Kondisi itu membuat pasien datang dalam kondisi terlambat. Tumor yang dideritanya kian besar dan parah. Bila tumor terus mengganas dan masuk stadium lanjut, ya ga bisa dioperasi. Itu menurunkan kualitas hidup dan kesembuhan pasien, tegas Sunaryo.

Lain hanya bila pasien segera berobat ke dokter. Ketika dicurigai ada sel-sel tumor yang ganas, dokter bisa langsung bertindak agar sel kanker tidak menggerogoti organ tubuh lainnya. Setelah operasi, hendaknya pasien kontrol rutin ke dokter. Langkah tersebut sekaligus mengontrol pertumbuhan tumor, papar guru besar FK Unair itu. kiwkiwherbal.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *