Yogyakarta

Yogyakarta

Kode Pos

Yogyakarta
Yogyakarta adalah sebuah kota di pulau Jawa di Indonesia. Museum ini terkenal sebagai pusat pendidikan (Kota Pelajar), seni dan budaya Jawa klasik seperti batik, balet, drama, musik, puisi dan pertunjukkan wayang golek.

Kota Yogyakarta adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan ibukota Indonesia selama Revolusi Nasional Indonesia dari tahun 1945 sampai 1949, dengan Gedung Agung sebagai kantor presiden. Salah satu kabupaten di Yogyakarta, Kotagede, adalah ibu kota Kesultanan Mataram antara tahun 1575 dan 1640.

Kota ini dinamai kota India Ayodhya dari epik Ramayana. Yogya berarti “cocok, pas, tepat”, dan karta, “makmur, berkembang” (yaitu, “kota yang layak untuk makmur”).

Penduduknya adalah 388.627 jiwa pada sensus 2010 dan area built-up (atau metro) adalah rumah bagi 4.010.436 jiwa di dua kota (Yogyakarta dan Magelang) dan 65 kabupaten di Kabupaten Sleman, Klaten, Bantul, Kulon Progo dan Magelang. Yogyakarta-Magelang dan Surakarta diaglomerasi dalam beberapa tahun.

Karena urbanisasi dan modernasinya, Yogyakarta memiliki peringkat IPM yang sangat tinggi secara nasional, sebagai salah satu yang tertinggi di Indonesia; pada 0,837 (atau “sangat tinggi”), yang dapat dianggap sebagai kota “maju”.

Kerajaan Mataram (abad ke 8 – 10 abad Masehi) [sunting]
Menurut prasasti Canggal tertanggal 732, daerah yang secara tradisional dikenal sebagai “Mataram” ini menjadi ibu kota Kerajaan Medang, yang diidentifikasikan sebagai Mdang i Bhumi Mataram yang didirikan oleh Raja Sanjaya. Mataram menjadi pusat budaya Hindu-Budha Jawa yang halus dan canggih, selama sekitar tiga abad, jantungnya di Dataran Kewu (lereng selatan Gunung Merapi) di sekitar Prambanan menyaksikan pembangunan banyak candi termasuk Borobudur dan Prambanan.

Sekitar tahun 929, pusat kerajaan digeser ke Jawa Timur oleh Mpu Sindok, yang mendirikan Dinasti Isyana. Penyebab pastinya bergerak masih belum pasti; Namun, letusan gunung berapi Gunung Merapi yang parah atau perebutan kekuasaan mungkin menyebabkan kepindahan tersebut. Sejarawan menyarankan bahwa, beberapa saat pada masa pemerintahan Raja Wawa dari Mataram (924-929), gunung berapi Merapi meletus dan menghancurkan ibukota kerajaan di Mataram.

Kode Pos Desa

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *